Marley And Me

Marley And Me Marley And Me

Crank:High Voltage

Crank:High Voltage Crank:High Voltage

WATCHMEN - The Movie

WATCHMEN - The Movie WATCHMEN - The Movie

Bedtime Stories

Bedtime Stories Bedtime Stories

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Latest News

Subscribe Now

Doomsday

Posted by Nje on Thursday, February 26, 2009 , under |



Director: Neil Marshall

Starring: Rhona Mitra, Bob Hoskins, Adrian Lester, Alexander Siddig, David O'hara, Malcom McDowell, Sean Pertwee, MyAnna Buring, Nora- Jane Noone, Adrian Lester, Darren Morfitt ,Craig Conway

N ah ini adalah film buatan Inggris yang di release 14 Maret 2008, yang sampe sekarang telah mengumpulkan $ 10.955.425 film besutan sutradara Neil Marshall ini tidak begitu bagus di pasaran bahkan beberapa kritkus bilang bahwa film ini gagal total.

Film ini bercerita tentang kehancuran manusia di masa depan, yang dikarenakan virus mematikan dan memaksa pemerintah Inggris mengisolasi daerah yang terinfeksi, dan membiarkan penduduk didalamnya terbunuh oleh virus yang tidak dapat ditemukan penawarnya sama sekali.

Pada saat itu kedaannya keadaan Inggris Hancur total, mayat2 yang terinfeksi dibakar oleh pemerintah, api yang dihasilkan oleh pemakaran mayat itu tetap membara hingga berbulan - bulan, Daerah yang di isolasi tersebut di bangun tembok tinggi dan tiap temboknya di tempati oleh penjaga dengan senjata ditangan siap menembak siapa saja yang berani mencoba untuk keluar dari daerah isolasi tersebut.

Keadaan pun berlangsung tenang selama beberapa tahun kedepan virus itu menghilang, hingga pada suatu saat para polisi menggerebek suatu tempat yang dianggap sebagai tempat pengeradaan obat bius, namun bukan obat bius yang mereka temukan, tetapi sebuah kamar berisi dengan mayat dan orang - orang yang sekarat,virus itu kembali lagi..!!

Situasi di pemerintahanpun begerak cepat dengan tersiaranya kabar tersebut, PM Inggris Hatcher (Alexander Siddig) dan penasehat pemerintahan Canaris (David O'hara) bergerak cepat, Canaris merupakan aktor belakang layar yang sebenarnya mengontrol pemerintahan dan mengatur perdana menteri. Para pejabat ini pun segera mengumpulkan tokoh tokoh penting untuk mengevaluasi kekacauan yang terjadi. Dengan bantuan Kepala polisi Nelson (Bob Hoskins) mereka menyusun rencana agar kembali ketempat virus ini pertama ditemukan. Rencana pun segera disusun, Kepala polisi Nelson meminta bantuan orang kepercayaannya Mayor Eden Sinclair (Rhona Mitra) untuk segera membentuk tim agar dapat segera mencari penawar untuk virus tersebut di zona karantina tersebut. Alasan mereka kembali ini dikarenkan satelit yang mengirim pencitraan di zona karantina tersebut menangkap gambar manusia. Dengan kata lain adanya manusia yang selamat dari serangan virus tersebut

Tim pun terbentuk dengan bantuan 2 dokter yaitu Dokter Talbot (Sean Pertwee) dan Dr. Stirling (Darren Morfitt) di tugaskan untuk masuk kedalam daerah zona karantina untuk mencari penawar yang dikerjakan oleh seorang dokter bernama Dr. Kane (Malcolm MacDowell) yang dahulunya ditugaskan untuk mencari penawar ketika terjadi penyebaran virus pertama kali. Ketika mereka tiba di fasilitas penelitian yang dikelola oleh Dr. Kane, Mereka tiba - tiba diserang oleh sekelompok manusia yang selamat dari virus itu dengan mengunakan persenjataan sederhana. Panik karena disergap, mereka pun mundur namun satu persatu anggota tim tersebut tewas akan tetapi Sersan Norton (Adrian Lester) dan Dr. Stirling dapat melarikan diri. Sinclair dan Dr. Talbot jadi tawan mereka.

Saat di interogasi Sinclair jadi bulan - bulana dari pemimpin kelompok yang selamat ini dan menanyakan asal mereka, Sinclair pun menceritakan dari mana mereka berasal, disinilah pemimpin kelompok ini yang bernama Sol (Craig Conway) murka, dia mengatakan kalau Kane itu telah membodohi mereka selama ini, Sinclair pun terperangah ketika mengetahui bahwa Kane masih hidup, pada saat yang bersamaan Dr.Talbot pun dipangang hidup - hidup, ternyata mereka ini kanibal. Tau nyawanya jadi taruhannya Sinclair pun melarikan diri, namun pada saat dirinya ingin melarikan diri, Sinclair berpapasan dengan seseorang yang juga di penjara, dirinya mengaku bernama Cally (MyAnna Buring) dan berjanji membawa sinclair ke Kane jika dirinya dibebaskan dari penjara ini. Sinclair pun membebaskanya...

Kejar - kejaran pun terjadi, Sinclair bertemu kembali dengan Norton dan Dr. Stirling. di sebuah setasiun kereta tua dimana rekan Cally bernama Joshua telah menunggu mereka. Setelah tiba ditempat yang dituju, Sinclair dan rekan - rekan bertemu dengan algojo Kane yang terkenal Kejam, Joshua kehilangannya nyawanya disini. Sinclair dan rekan2 di tawan dan dibawa ke raja mereka tak lain dan tak bukan adalah Kane, Sinclair mengutarakan maksud dan tujuannya kembali lagi ke zona terlarang ini. Namun Kane menolak memberi obat penawar tersebut dengan mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menemukan obat tersebut dan orang - orang ini adalah seleksi alam dan mereka punya imunitas terhadap obat tersebut.

Sinclair akhirnya di adu oleh Kane di ajang gladiotor bersama dengan algojonya Kane, Sinclair pun menang. Sinclair pun dikembalikan ke penjara, disana mereka bisa membebasakan diri dan menemukan sebuah mobil bentley yang disimpan oleh kane, dan menggunakanya untuk melarikan diri, nah akhirnya gimana...?? nonton aja dech kalo masih penasaran

Menurut gw film ini mengecewakan karena menariknya hanya di bagian awal, tengah dan endingnya jadi tidak jelas dari tema modern, punk hingga abad pertengahan jadi seperti kaya film MAD MAX, RESIDENT EVIL,TIMELINE, di lebur jadi satu, Kita dibawa kaya naek Roller Coster dengan perasaan campur aduk dantidak jelas apa yang mau di tangkap oleh sang sutradara, agak mengecewakan yah memang walau tema yang di usung itu cukup menarik. buat yang belom nonton mending pikir - pikir dulu. intip trailernya yahhh


Trailer:

Underworld : Rise Of The Lycans

Posted by Nje on Tuesday, February 24, 2009 , under |



Director: Patrick Tatopoulos

Starring:Michael Sheen, Bill Nighy, Rhona Mitra, Steven Mackintosh, Kevin Grevioux, Danny Mcbride

Nah Film ini merupakan trilogi dari Underworld Francise, yang ceritanya Flash back ke awal kebalakang di abad pertengahan. Hasil karya Patrick Tatopulos yang kita tau memang terbiasa menggarap film dengan menggunakan makhluk - mahkluk baik animasi atau animatronics. secara dia dulu seorang designer constum buat IM LEGEND, GODZILLA, nah jadi ngeh kan sekarang....!!

Nah Film ini Flash back ke jaman abad pertengahan dimana kita dibawa lebih jelas kemasa awal pertarungan antara Vampire dan Lycanthropes atau di singkat menjadi Lycan (yang merupakan bahasa yunani yang mempunyai arti Warewolf atau serigala jadi - jadian). Lycan jaman pertengahan ini berbentuk serigala yang tidak berubah menjadi manusia. akan tetapi ketika lahir seorang bayi laki-laki dari keturunan Lycan tersebut Vicktor (Bill Nighy) yang sudah diberikan ramalan akan datangnya hari tersebut. Diharuskan untuk membunuh bayi laki - laki tersebut.Akan tetapi Victor punnya rencana lain.

Bayi tersebut akhirnya dibesarkan oleh Vicktor, dan dijadikan budak olehnya. Dengan harapan bahwa Lycan ini bisa menjaga kedamain para Vampir dari Serangan Lycan yang lain. Vicktor yang merupakan Raja kelompok Vampir ini ternyata punya hubungan dengan manusia biasa, dengan kata lain para Vampir ini memberikan jaminan keamanan terhadap para manusia dengan imbalan pajak yang dikumpulkan ke para Vampir ini.

Masa demi masa pun berlalu Anak laki - laki itu pun tumbuh menjadi seorang laki - laki gagah, Vicktor menunjuknya menjadi seorang ahli besi (blacksmith), yang membatu membuat persenjataan bagi para Vampir ini. laki - laki tersebut bernama Lucian (Michael Sheen) ternyata Vicktor pun juga punya anak perempuan sebaya dengan Lucian bernama Sonja (Rhona Mitra). Sonja pun digembeleng untuk mengantikan posisi sang ayah, namun Sonja tidak suka dikekang oleh peraturan oleh karena itu beberapa kali dirinya melanggar peraturan yang kadang mengancam nyawanya sendiri.

Tanpa disangka, Lucian dan Sonja menjalin asmaranya secara diam - diam, tanpa sepengetahuan sang ayah. cinta terlarang ini pun diketahui oleh Andereas Tannis (Steven Mackintosh) yang merupakan tangan kanan sang ayah, Namun Tannis tidak langusung mengadukan kelaukan sang anak terhadap sang ayah, Tannis punya rencana lain.

Ketika, para manusia akan datang untuk mengantar pajak, sonja di utus untuk melindungi manusia tersebut dari serangan para lycans, namun yang tidak diketahui Sonja bahwa dirinya sedang ditunggu oleh Lycans yang jumlahnya sangat banyak. Dalam keadaan disergap oleh banyaknya Lycan, Lucian pun mencoba menolong Sonja dengan keluar dari lingkungan kerajaan Vampir. Hal inilah yang membuat marah Vicktor, dan bahkan kalung yang dikenakan Lucian pun dilepas oleh lucian dengan membuat kunci duplikat.

Dengan kejadian ini Lucian pun dihukum cambuk, muak dengan situasi dan selalu diperlakukan seperti budak, Lucian pun menyusun rencana agar dapat melarikan diri dari tempat tersebut. dengan mengajak Lycan -Lycan yang lain beserta manusia yang dirubah menjadi Lycan. Namun rencana ini mebutuhkan bantuan orang lain,disinilah Lucian meminta bantuan Sonja untuk meminta bantuan Tannis, Tannis yang seorang Opportunities pun mengungkapkan keinginannya untuk duduk didewan Vampir, namun dengan hadirnya Sonja di situ kesempatan Tannis pun semakin tipis. Namun Sonja tidak mau kedudukan tersebut, yang dia mau adalah Membantu kekasihnya kabur dari penjara.

Rencana pun disusun.pelarian pun terjadi....Vicktor pun kesal dan menyelidiki siapa biang dari semua ini, Tersangka pertama adalah Tannis, karena Vicktor melihat kunci yang diambil dari tangan Lucian ketika ditangkap di hutan setelah menolong Sonja. Namun Tannis bisa membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah. setelah mencari ternyata Vicktor menemukan jalan rahasia yang dipergunakan Sonja dan Lucian untuk bertemu. Kecurigaan Victor pun berpaling. Setelah di konfrontir ternyata benar. Vicktor pun murka.

Lucian pun yang dapat melarikan diri, dengan membawa sedikit tawanan, pun menjacari jalan agar, dapat membebaskan sodara - sodaranya yang tidak dapat melarikan diri. Lucian pun mencari bantuan ke manusia dan para lycans.

Lucian pun mulai kawatir ketika Sonja tak kunjung datang pada waktu yang ditentukan. lucian akhirnya mendapat kabar bahwa Sonja di tahan oleh sang ayah, Lucian pun segera berangkat menolong sang kekasih walau tau bahwa ini jebakan. Namun usahanya gagal. Lucian pun kembali di tahan bersama Sonja. dan bagaimana akhir perjalaan mereka..?? heheh nonton aje yahh....

oh ya menurut gw film ini agak datar, yahh tema yang di usung, dan ga gereget banget...but it fun to watch kok, bukan masuk dalam kategori popcorn movie, percaya dech...!! eitss intip trailernya dulu yahh

Trailernya:


Fracture

Posted by Nje on Monday, January 26, 2009 , under , |



Director:Gregory Hoblit

Starring: Anthony Hopkins, Ryan Gosling, David Strathairn, Billy Burke, Rosamund Pike, Embeth Davidtz, Cliff Curtis, Fiona Shaw, Xander Berkely, Joe Spano

Sebuah Film bagus besutan Gregory Hoblit. siapa sich tuh...?? itu loh yang ngebuat film Hart's War. Nah film ini jauh dari film sebelumnya yang menugsung tema POW (prisoner of War) tapi film ini masih punya Signiture dari Hoblit yang suka dengan twisted ending yang bikin kita penasaran dan memaksa kita harus nonton sampe habis.

Film ini bercerita tentang kesukesan dari Theodore "Ted" Crawford (Anthony Hopkins) yang merupakan seorang insiyur yang sukses, yang mengetahui bahwa sang istri tercinta punya jalinan cinta dengan seseorang. Tapi Ted ga gampang percaya begitu saja, dia harus membuktikan dengan mata - kepalanya sendiri. Ternyata benar sang istri bernama Jennifer (Embeth Davidtz) sedang asik bermesraan dengan seseorang bernama Rob Nunally (Billy Burke) yang ternyata seorang dektekif dari kepolisian setempat.

Ted pun patah hati...dan pulang kerumah menunggu sang istri, Ketika Jennifer pulang, Ted menyapanya dengan lembut.Jennifer yang kikuk pun menyambutnya, berharap bahwa Ted tidak tau apa yang baru saja dilakukannya. dan betapa kagetnya Jennifer ketika ternyata Ted memberitahukan apa yang dia lihat siang ini. dengan mengacungkan pistol 9 mm ke muka Jennifer, dan seketika itu pula pelatuknya di tarik, Jennifer roboh.

Para pekerja yang berada di taman mendengar suara tembakan segera mendekati rumah dan menanyakan apakah Ted baik - baik saja? seketika itu pula 5 tembakan menyusul membuat para pekerja ini lari dari tempat tersebut, dengan seketika polisi datang kerumah Ted diserati oleh seorang detektif yang menjadi seorang negosiator. yang ternyata Rob Nunally.

Rob mengecek situasi dan sadar bahwa yang ditembak adalah selingkuhannya Nunally langsung menghampiri sesosok tubuh yang tergeletak dilantai dekat pintu masuk. Ted pun menghampiri Nunally sambil mengacungkan senjatanya untuk menembak kepala Nunally, namun Nunally yang sigap berkelahi sambil merebut senjata tersebut itu kembali. Ted yang umurnya terpaut jauh dengan Nunally pun dengan mudah dikalahkan. Ted pun dibawa kepenjara atas percobaan pembunuhan terhadap istrinya.

disaat yang berbeda, seorang jaksa penuntut umum muda bernama William "Willy" Beachum (Ryan Gosling), yang karirnya sedang naik karena dirinya diatawarkan sebuah pekerjaan dan menjabat posisi penting di sebuah firma hukum ternama, Wooton & Simms.

Willy diminta untuk mengantikan rekannya pada sebuah pembacaan dakwaan, willy yang awalnya menolak akhirnya pun datang ke sidang tersebut dan disinilah dirinya bertemu dengan Ted, Ted yang menolak untuk diwakili pengacara, membuat penasaran Willy apa lagi ketika bukti - bukti yang dikirim Willy ke Ted untuk di tanda tangani di tolak mentah mentah dan mengatakan bahwa anda tidak punya bukti untuk saya,Kaget dan penasaraan Willy yang tidak fokus terhadap kasusnya Ted.

Willy terfokus terhadap masa depannya, yang akan merubah hidupnya, dari apartemen yang sudah disiapkan untuknya hingga gaji yang menggiurkan. Hari pertama sidang pun dimulai. Ted yang masih tidak mau diwakili oleh pengacara mengungkapkan fakta, yang mengagetkan mengenai perselingkuhan istrinya dengan polisi yang menangkapnya. Pernyataan inilah yang menampar Willy dan membuat rekor Willy yang tak pernah kalah menjadi tercoreng. dan yang lebih parahnya lagi semua bukti - bukti yang dikumpulkan oleh polisi ditolak oleh pengadilan.

Willy pun frustrasi, Willy yakin satu - satu nya barang bukti yang bisa mengkaitkan Ted dengan percobaan pembunuhan ini adalah senjata yang ditembakan Ted, namun satu -satunya senjata yang ada dirumahnya Ted merupakan senjata yang tidak pernah ditembakan sama sekali. Willy makin frustrasi dan sangat yakin sekali bahwa senjata tersebut tidak meninggalkan rumah tersebut.

Setelah beberapa kali, mengeledah rumahnya Willy dan polisi tetap tidak bisa menemukan senjata pembunuhan tersebut, tanpa senjata tersebut dengan terpaksa pengadilan membebaskan Ted dari segala tuntutan. Istri Ted yang ternyata masih hidup dan selamat tapi dalam kondisi koma di rumah sakit menjadi perhatian Willy, Willy takut kalau Ted berniat menghabisi nyawa sang istri dengan mencabut mesin penunjang kehidupannya.


Ternyata ketakutan Willy pun terbukti Ted menandatangi surat - surat agar mesin tersebut di cabut, dengan alasan bahwa kecil sekali kesempatan untuk hidup. Willy yang marah bertekad untuk memburu Ted dengan segala cara. nah bagaimana akhir kisah dari film ini. Tonton aja sendiri yahh.....pokoknyaa endingnya mengagetkan.

Anthony Hopkins yang bermain cemerlang namun tidak bisa diimbangi oleh Ryan Gosling namun tidak mengurangi dari inti film ini, Film ini gue recommend untuk di tonton agak mengingatkan kita sedikit ke silence of the lamb. ga rugi dech nonton film ini, buat yang penasaran kaya apa sich filmnya intip trailernya dulu yah.

Trailernya:

Gran Torino

Posted by Nje on Monday, January 12, 2009 , under |



Director: Clint Eastwood

Starring: Clint Eastwood, Christoper Carley, Bee Vang, Ahney Her, Geraldine Hughes, Dreama Walker, Brian Howe, John Carrol Lynch, Schoot Reeevs

Nah The old Gun / tua keladi kayanya memang cocok buat panggilan si Clint eastwood, di umurnya yang hampir 80 tahun Clint east wood masih menyajikan kembali karya apiknya dengan judul Gran Torino dan ga hanya itu saja. Clint juga membawa dua anaknya untuk ikut dalam film ini.

Film ini bercerita tentang seorang Veteran Perang Korean yang rasis bernama Walt Kowalski (Clint Eastwood) yang tinggal di daerah detroit dimana kawasan tersebut, makin lama berubah sedikit demi sedikit. Dan ga hanya itu saja....Walt baru saja kehilangan istri yang sangat dicintainya.

Walt tinggal bertetangga dengan keluarga asia yang biasa di panggil Hmong (asalnya dari selatan cina) Thao dan Sue Vang Lor yang tinggal dengan neneknya yang eksentrik. ketika Thao Vang lor (Bee Vang) di ganggu oleh sekelompok anggota Gank rasis asal spanyol. Hmong Gank yang dipimpin oleh sepupu Thao bernama Spider dengan segera membantu Thao. Dengan bantuan inilah yang membuat Hmong Gank meminta agar Thao supaya ikut ke dalam Ganknya. Nah supaya sah menjadi anggota salah satu saratnya adalah mencuri mobil kesayangan Walt yaitu Ford Gran torino Th 1972.

Ternyata pencurian itu dapat di gagalkan oleh Walt dengan cara menodongkan senjata dimukanya Thao, dan memaksa mereka untuk pergi dari rumahnya. Beberapa hari kemudian Spider dan Ganknya kembali ke Rumah Thao,tapi kali ini Thao ga sendiri dia ditemani oleh sang kakak. Kecewa dengan Thao, Spider dan Ganknya ingin memberi pelajaran terhadap Thao, terjadi tarik - menarik antara keluarga Thao dan para anggota Gank tersebut. Dan tanpa disangka Walt meleraikan perkelahian mereka dengan mengacunkan senjatanya didepan mukanya Spider. Tau perkelahian tidak seimbang Spider dan Hmong gank pun menyingkir dengan ancaman "Watch you Back"

Keluarga Vang menggangap bahwa Walt adalah pahlawan. Sesuai dengan adat Hmong setiap pahlawan harus diperlakukakan istimewa. keluarga Vang mendekorasi beranda rumah Walt degan berbagai makanan dan tanamana. Walt yang sifatnya grumpy, hanya ingin penjahat itu pergi dari tamannya tidak lebih. melihat situasi ini Pastor Janovich mengunjungi Walt dan menanyakan apakah Walt ingin mengaku dosa, Walt langung menolak.

Setelah melihat Sue diperlakukan tidak senonoh oleh 3 orang kulit hitam, Walt menolong kembali Sue dari kejadian inilah yang membuat Sue lebih mengenal Walt, dan mencoba mendekatkan Walt ke keluarga Sue, Dilain pihak Gank Hmong tetep menekan Thao untuk ikut kedalam Gank mereka, Ketika Mereka Tau Thao sendiri, mereka melukai Thao dengan menyundut menugunakan puntung rokok. Mengetahui Thao di serang Walt menyerang balik ke salah satu anggota Ganknya. Keseokan harinya Gank tersebut kembali tapi kali ini dengan menembakan senjata api ke dalam rumah keluarga Vang yang menciderai Thao di leher dan pada saat yang sama Sue yang baru pulang dari rumah teman di culik dan diperkosa secara brutal.

Tidak terima dengan situasi tersebut Walt kemudian merencakan balas dendam nah bagaimana kisahnya selanjutnya kita tunggu aja filmnya. karena film ini keren banget ga dijamin ga nyesel nontonya. nah buat yang belom nonton penasaran filmnya kaya apa intip dulu trailernya yah.

Trailer:


Bride Wars

Posted by Nje on , under , |



Director:Gary Winick

Starring:Kate Hudson, Anne Hathaway, Kristen Johnson, Bryan Greenberg, Candice Bergen


haha.......di tahun 2009 sembilan ini tahunnya film - film bagus, banyak banget yang nunggu film - film favoritnya keluar. Nah ini salah satu film yang lucu banget sebagai pembuka tahun 2009 ini. berjudul Bride Wars Film yang bertema Drama Komedi ini mengisahkan tentang 2 orang yang bersahabat dari kecil yang pesahabatannya rusak gara - gara sebuah impian dari yang sama - sama diinginkan dari kecil. yang main my two most favorit actress.

film ini bercerita liv(Kate Hudson) dan Emma(Anne Hathaway) yang bersahabat sejak kecil. semuanya dijalankan berdua kemana ada Liv disitu ada Emma, Liv Dan Emma terpesona ketika memasuki ruangan ball room di Plaza hotel, New York. Sejak itulah 2 orang sahabat ini selalu mencita - citakan bahwa pernikahan mereka akan dilaksanakan di Plaza Hotel tersebut.

Ketika memasuki Umur 26 tahun, Liv dan Emma masing - masing mempunyai pasangan dan ternyata sang pacar melamar mereka, jawabannya tentu saja iya tanpa ragu - ragu lagi. Mereka berfikir saat inilah mungkin saatnya untuk mewujudkan impian mereka. Dengan segera mereka mengatur semuanya berdua, dari mencari gaun,kemudian kartu undangan dan terakhir pemesanan ruangan di...tidak lain dan tidak bukan The Plaza hotel.

Ternyata pada bulan itu hanya ada 3 tempat tersedia yaitu 2 tempat kosong tanggal 6 dan yang lainya ada pada tanggal 27. Liv pun memesan tanggal 6 semua berjalan lancar ketika tanggal pernikahan mereka bedua. di booking pada saat yang bersamaan. Liv dan Emma pun mencari solusi bagaimana mereka bisa memecahkan masalah ini. Karena ini merupakan pernikahan yang mereka cita - citakan dari Kecil.

Keduanya ternyata tidak ada yang mau ngalah. sedikit demi sedikit pesahabatan mereka jadi permusuhan dan saling serang dengan harapan salah satu mundur dari The Plaza. Masing - masing pun mulai perang gerilya dalam menghacurkan persiapan pernikahan sempurna mereka.nah bagaimana serunya aksi dari keduanya baik itu Liv dan Emma, kita tunggu aja filmya beredar di sini, nah buat yang penasaran filmya kaya apa intip dulu aja trailernya.

The last Castle

Posted by Nje on Tuesday, January 6, 2009 , under , , | comments (0)



Director: Rod Lurie

Starring: Robert Redford, James Gandolfini, Mark Ruffalo, Robin Wright penn, Frank Military

Eugene Irwin (robert Redford), adalah seorang letnan jendral angkatan darat yang sangat berjasa bagi negaranya dan banyak diberikan tanda jasa, yang kemudian,dicopot dari jabatanya dan dihukum untuk menjalani hukuman di penjara militer dengan penjagaan maksimum. sang kepala penjara, kolonel Winter (James Gandolfini), yang sangat mengidolakan Irwin yang mengatur penjara ini yang biasa di sebut " The Castle" dengan tangan besi, dan kejam.

Kebecian Sang kolonel terhadap Letjen Irwin ini terjadi ketika Sang jendral melihat koleksi Peralatan perang yang dikoleksi oleh sang kolonel, dia bilang bahwa orang - orang yang mengoleksi barang - barang ini merupakan orang - orang yang tidak pernah perang.berubahlah sikap sang kolonel terhadap sang jendral. dari idola menjadi benci.

Irwin dipejara karena menolak perintah presiden dan mengirimkan pasukannan ke suatu misi yang mengakibatkan tewasnya 8 prajurit yang dikirim tersebut.pada suatu kala Winter mencoba untuk mengintimidasi status Irwin yang sekarang napi, bahwa dia bukan seorang militer tapi tapi merupakan seorang kriminal yang menghabiskan masa tahannannya di The Castel ini.

Walau pada saat pertama, sang jendral anti pati terhadap permintaan tolong napi lainya dalam memberikan tingkat kehidupan yang lebih baik dipenjaria ini, Irwin mulai sadar ketika keinginan dia untuk menghabiskan waktunya dipenjara ini dengan tengang tidak tercapai suatu kala Irwin dihukum dengan berat ketika mengaarkan bagai mana cara memberikan hormat yang benar terhadap sesama napi.(Fyi: mereka tidak boleh memberikan hormat terhadap seseorang yang memiliki pangkat yang lebih tinggi karena di penjara ini mereka merupakan sipil bisa bukan militer) setelah itu Irwin mencoba mengkompakan sesama napi dengan membangun Tembok yang di dalam Castle tersebut dari bebatuan yang tergeletak begitu saja di halaman penjara tersebtu. sebenarnya ini sebuah projek yang dulunya ditugaskan kepada para napi oleh sang colonel Winter

Ketika sang jendral dengan suksesnya mendapatkan kepercayaan dan kehormatan dari para napi, dan membangkitkan kembali kepercayaan diri dan kehormatan dari napi - napi tersebut, tiba - tiba Colonel Winter memerintahkan para penjaga menghancurkan tembok tersebut dengan bulldozer. seorang Mantan kopral marinir Ramon Aguilar yang dulu dihukum karena mencoba untuk hormat, mencoba menahan bulldozer tersebut dengan berdiri diantara tembok dengan bulldozer tersebut.Sang Colonel pun memerintahkan Aguilar di tempat di kepala, dan mengakibatkan Tewasnyas Aguilar.

Tembok tersebut pun hancur, dan sang jendral dan para napi lain memberikan penghormatan terakhir terhadap si pemberani Aguilar, dan menyayikan lagu hymne marinir. dengan dendam membara, Irwin mengorganisir rencana untuk merubah penjara ini.Tujuannya adalah memberitahukan kepada Brigjen Wheeler (yang merupakan atasan dari sang kolonel Winter) bahwa sang kepala penjara ini tidak pantas menjabat menjadi kepala penjara dan harus dicopot dari jabatannya.

Dengan menggunakan berbagai senjata yang diimprovisasai sendiri, dan menggunakan taktik serang seperti militer betulan, mereka berhasi melumpuhkan kendaraan lapis baja yang dilengkapi dengan semprotan air bertekanan tinggi. dan sebuah helikopter, yang akhirnya dignakan untuk menambah daya hancur dipenjara tersebut. Kolonel Winter sedikit dapat memegang kendali dari kekacauan ini ketika mengancam menggunakan peluru tajam jika napi melawan. sang kolonel pun tau rencana jendral irwin yang ingin membalikan bendera yang merupakan sebuh tanda bahwa penjara tidak bisa di kontrol kembali. Winter pun mulai memerintahkan anggotanya untuk menembak sang jendral besar ini ketika Irwin mencoba mengibarkan bendera terbalik para sipir penjara ternyata menolak dan akhirnya sang kolonel lah yang menembak dan membunuh Irwin, tak dinyaya sang kolonel ditahan karena ternyata sang jendral hanya mengibarkan bendera amerika dengan benar dan tidak terbalik.

My review terhadap film ini:

ini film yang diliris tahun 2001 ini ga cuma keren tapi juga membawa kita terharu, ga hanya persaingan persaingan antara perwira tinggi militer ini yang disorot tapi juga sisi kekeluargaan yang diambil, bagaimana sang jendral ternyata tidak pernah hadir untuk keluarganya sendiri, kemudian kisah pribadi dari para napinya. ini film recommend banget buat di tonton. dijamin jaw droping. banget pokoknya top banget dech....so met nonton yah buat yang belom nonton.

Trailernya:


Valkyrie

Posted by Nje on Monday, January 5, 2009 , under , , |



Director: Bryan Singer

Starring: Tom Cruise, Kenneth Branagh, Billy Nighy, Terence Stamp, Tom wilkinson, Eddie Izzard, Kevin McNally, Carice Van Houten

Nah ini salah satu film yang patut ditunggu - tunggu, tidak hanya film ini berdasarkan kisah nyata tentang usaha pembunuhan seorang pemimpin besar yaitu Adolf Hitler yang akhirnya merevolusionikan sebuah pergerakan baru di german, akan tetapi juga karakter yang memerankan Kolonel Claus Schenk Graf von Stauffenberg yang merupakan inspirator dan bahkan menurut sebagian orang pahlawan adalah Tom Cruise, Mungkin ini adalah titik balik dimana Tom Cruise bisa tampil prima dimana banyak yang mengeritik di film Lion for Lambs Cruise bermain sangat datar sekali.

Nah Film ini berawal ketika Pada awal perang dunia ke-II, Kolonel Claus Schenk Graf von Stauffenberg (Tom Cruise) terluka di africa dan pulang ke kampung halamannya di Jerman. Pada saat yang bersamaan Mayor Jendral Henning Hermann Robert Karl Von Trescow (Kenneth Branagh) merencanakan pembunuhan Adolf Hitler yaitu dengan menyamarkan bom yang disisipkan di sebuat peti Anggur dengan maksud agar dapat membunuh Adolf Hitler pada saat di udara, Namun rencana tersebut gagal ketika bom yang dikamsud gagal meledak. Takut rencananya terbokar Mayor Jendral Trescow dengan sigap mengambil kembali peti berisi bahan peledak tersebut sembari memikirkan bagaimana rencana selanjutnya.

Akhirnya terkumpulah orang - orang terpilih terdiri dari Jendral Friedrich Olbricht (Bill Nighy), Ludwig August Theodor Beck (Terence Stamp), Dr.Carl Friedrich Goerdeler (Kevin McNally) Erwin von Witzleben (David Scholfield) dan yang terakhir Claus Schenk Graf von Stauffenberg (Tom Cruise). komite rahasia ini berembuk bagaimana agar dapat membunuh ditaktor nomor satu di german ini dengan harapan agar bisa mengambil alih pemerintahan dengan cara membunuh Hitler. Sang Kolonel pun mengusungkan ide yaitu dengan nama sandi Operation Valkyrie (Operation Walk├╝re) yang melibatkan pasukan cadangan dengan maksud supaya agar dapat mengembalikan situasi pemerintahan yang kacau jika rencana pembunuhan tersebut berhasil.


Rencana ini disusun dengan mengesampingkan Schutzstaffel atau lebih dikenal dengan nama SS, yang terkenal loyal terhadap hitler, dan malah membawa masuk Jendral Friedrich Fromm (Tom Wilkinson) yang menjadi kepala dari pasukan cadangan untuk ikut dalam rencana kudeta tersebut. Rencana yang disusun adalah membunuh Hitler itu sendiri beserta kepala pasukan SS yang bernama Heinrich Luitpold Himmler disebuah tempat persembunyiannya yang bernama sarang serigala, para anggota yang ikuta dalam renca jahat ini masing - masing sudah diajarkan bagaimana menggunakan detonator pensil. Namun rencana ini bisa gagal jika ketika pelaksanaan nanti jalur komunikasi dengan mudah keluar masuk, oleh karena itu Stauffenberg berusaha mencoba merekrut Jendral Fritz Erich Fellgiebel (Eddie Izzard) agar memutus semua jalur komunikasi pada saat pelaksanaan rencana pembunuhan tersebut.

Pada saat yang ditentukan diadakan rapat di sarang serigala, Stauffenberg sudah siap sedia dengan bom di tasnya, akan tetapi tanpa kehadiran Fellgiebel, Stauffenberg tidak berani melaksanakan rencana tersebut. Dan pada saat yang sama pasukan cadangan yang dikomandoi oleh Olbricht bergerak ke tanpa mengetahui keadaan di sarang serigala. Stauffenberg pun akhirnya bisa keluar dengan selamat dari sarang serigala dengan selamat.

Pergerakan pasukan yang besar ini banyak mengundang kecurigaan walaupun dengan alasan latihan. Stauffenberg pun kesal terhadap kelompok kudetanya dan menyalahkan salah satu anggotanya.

Akhirnya rencana pembunuhan yang kedua pun dibentuk oleh para kelompok kudeta tersebut, dengan mempersiapkan dua pensil detonator agar menghasilkan effek yang benar - benar mematikan. Stauffenberg dan anak buahnya kemabali ke sarang serigala untuk melaksanakan rencannya. dengan meledakan bom yang diletakan pada diding di bunker untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Stauffenberg menyuruh anak buahnya untuk menunggunya dimobil supaya dengan cepat bisa keluar dari sarang serigala.

Rapat ini tidak dihadiri oleh kepala SS Himmler, bingung bagaimana harus bertindak, Stauffenberg dan perintah peledakan tidak kunjung datang. Stauffenberg bertukar pendapat dengan anak buahnya dan tetap melaksanakan rencana pembunuhan ini. ketika Bomnya sudah siap untuk meledak, Stauffenberg dengan cepat meninggalkan tempat tersebut dan tak lama kemudian Bom tersebut meledak. Bisakah rencana dari Stauffenberg dan kelompok kudeta ini terlaksana atau bahkan menjadi gagal total hehehehe........pasti pada penasaran kan, buat yang penasaran intip trailernya dulu aja yah


Trailernya: